Minggu, 29 Juni 2014

Pelaku Pembakaran Rumah Pipik Akhirnya Terkuak

Pelaku kebakaran rumah istri Ustad Jefri Al Buchori, Pipik Dian Irawati akhirnya terkuak. Pihak kepolisian merilis identitas pelaku berinisial IV. Parahnya tak hanya membakar, IV juga mencuri sejumlah uang saat keadaan ricuh akibat kebakaran. Alhasil, pemuda 20 tahun itu dikenakan pasal berlapis, pasal 187 dan 363 tentang pembakaran serta pencurian, dengan ancaman 12 tahun penjara.

"Untuk perkara dengan kasus pencurian 363, kemudian dari pengembangan, kami mendapatkan bahwa yang bersangkutan adalah termasuk dari orang yang membakar rumah di TKP. Pelaku menggunakan korek api gas dan dia bakar gorden di lantai satu," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat, di kantornya, Senin (30/6/2014).

Lucunya, setelah melakukan pembakaran, IV kemudian sempat membantu Pipik untuk keluar dari rumah. Setelah situasi sedikit aman, kemudian pelaku melihat ada kesempatan untuk mengambil sejumlah uang dari Pipik.

"Kemudian yang bersangkutan keluar rumah dari garasi, dan melihat kobaran api besar. Tersangka berusaha untuk mengeluarkan korban, dia melihat ada kesempatan mengambil uang yang dimasukan ke gitar dan digunakan untuk membeli barang," jelas Wahyu.

Pihak kepolisian telah mengantongi identitas terkait kasus pembakaran rumah ibu empat anak tersebut. Saat ini pelaku masih berada di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani perawatan.

"Sementara ini pelaku yang melakukan (pembakaran) seorang sendiri, barang bukti dikirim ke forensik.
Tersangka sekarang mengalami sakit perut yang melilit di RS Kramat Jati. Dia baru keluar dari sekolah menengah kejuruan," tuntasnya.

Selasa, 17 Juni 2014

4 keberatan yang diajukan oleh citra KDI

Sidang terdakwa penganiayaan, Citra KDI kembali dibuka di Pengadilan Negeri Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014). Sidang beragendakan pembacaan eksepsi atau nota keberatan dari pihak Citra, atas dakwaan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Kuasa hukum Citra menyatakan sedikitnya ada tiga hal yang membuat kliennya merasa perlu melakukan eksepsi.

"Dalam menentukan waktu terjadinya surat dakwaan harus ditulis dengan cermat dan tepat, itu tidak dilakukan oleh JPU. Dalam dakwaan disebutkan waktu kejadian terjadi tanggal 7 Januari 2014 atau setidak-tidaknya dalam waktu tersebut. Dari situ terlihat sangat menyesatkan atau kabur, ada keraguan dari JPU," ungkap Ganti Lumbantoruan, kuasa hukum Citra di PN Cibinong, Selasa (17/6/2014).

"Kemudian, di dakwaan tempat yang ditulis di kantor PA Bogor atau setidak-tidaknya ada di tempat yang masih dalam kuasa hukum daerah PN Cibinong. Kata-kata itulah yang JPU buat sangat menyesatkan dan kabur," sambungnya.

Selain itu, ada hal yang dianggap Ganti sangat bertolak belakang dengan kenyataan. Di dalam dakwaan, JPU menyebut pelapor Irianti Malarangeng dan suami, Kolonel Inf. Yakraman Yagus memanggil Citra sebagai perempuan bayaran. Padahal, menurut kliennya tidak seperti itu.

"Yakraman memanggilnya 'Mana anakmu si lonte?' Tidak cukup sampai di situ, Irianti juga mengeluarkan kata-kata yang keras dengan menyebut 'Mana si lonte yang merebut suami orang?' Itu yang sebenarnya terjadi," kata Ganti.

Terakhir, Ganti justru menyebut kliennya lah yang menjadi korban kekerasan bukan seperti yang dituduhkan Irianti dan Yakraman.

"Karena mendengar kata Lonte, kemudian Citra menghampiri Yakraman dan Irianti, ia langsung ditarik dan dipukul sebanyak dua kali. Melihat anaknya dipukul, terdakwa II, Suharjo dengan naluri seorang ayah, reflek mendorong Yakraman pada bagian leher hingga terluka," paparnya.

Setelah pihak Citra menyampaikan bantahannya, majelis hakim kemudian memberikan waktu kepada JPU selama enam hari untuk menanggapi nota eksepsi. Sidang selanjutnya akan dibuka kembali pada Senin (23/6/2014) pekan depan.

Seperti diketahui, kasus ini merupakan kelanjutan dari laporan istri Yakraman Yagus, Irianti Malarangeng. Citra dan Irianti sempat terlibat cekcok di Pengadilan Agama Cibinong, hingga akhirnya pedangdut 29 tahun ini diduga telah melakukan penganiayaan kepada Irianti. Citra pun ditetapkan sebagai tersangka dan kini resmi menjadi tahanan Kejaksaan Cibinong.

Sebelumnya, Citra Ria dan Kolonel Inf. Yakraman Yagus menikah pada 20 Februari 2012. Tak lama kemudian, Yakraman mengajukan pembatalan nikah ke Pengadilan Agama Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat. Ia berdalih buku nikahnya dengan Citra mempunyai data palsu.

Di sisi lain, Citra menilai suaminya itu hanya mencari alasan. Pasalnya, pada 2013 Yakraman menikahi seorang dokter gigi bernama Irianti Malarangeng.

Kamis, 12 Juni 2014

Foto bareng bersama jokowi Krisdayanti tidak boleh dekat-dekat

Sebelum Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon presiden, Krisdayanti (KD) mengaku sudah pernah bertemu langsung dengan mantan wali kota Solo tersebut. Bahkan KD sempat berfoto bareng dengan Jokowi ketika pria tersebut menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Namun sayangnya, KD dilarang foto dekat-dekat dengan Jokowi. Istri Raul Lemos itu sendiri tak menjelaskan lebih jauh siapa yang melarangnya tak boleh dekat dengan Jokowi dan apa alasannya.

"Dari beliau jadi gubernur saya sudah ketemuan. Sudah foto, tapi nggak boleh dekat-dekat," ucapnya KD sambil tertawa  saat ditemui di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014).

Namun, hal itu tak mengubah sedikitpun dukungannya terhadap Jokowi dalam Pilpres 2014, 9 Juli mendatang. Sebab, menurutnya, Jokowi adalah sosok pemimpin yang mau mendengarkan hati nurani rakyat.

"Beliau yang saya tahu sangat merakyat dengan sangat berbesar hati untuk senantiasa mendengar. Sulit loh untuk menjadi pendengar, beliau bisa mendengarkan dengan hati dan menuangkan dengan pikiran," puji KD.

KD bersama penyanyi dan musisi lainnya bergabung dalam komunitas Revolusi Harmoni, sebagai bentuk dukungan untuk Jokowi-JK. "Saya dan rekan-rekan memberikan dukungan untuk Jokowi," tandasnya.

Jika sampai Jokowi dan JK menjadi presiden dan wakil presiden, Krisdayanti berharap keduanya lebih memperhatikan kaum wanita.

"Saya ibu dengan empat orang anak, yang pasti menginginkan dari pemerintah memperhatikan kaum wanita lebih banyak. Kemudian menjaga dengan regulasi dan aparaturnya supaya tidak ada lagi setiap lima menit itu ada yang kehilangan anaknya," ucapnya KD.

KD yakin dengan kepemimpinan Jokowi yang ia utarakan bisa teratasi. Sebab, kinerja bekas Walikota Solo itu sudah terbukti selama memimpin Jakarta.

"Memang (sebagai gubernur) implementasinya belum terlalu luas. Tapi nanti mudah-mudahan ketika beliau ada di rumah putih itu (Istana Presiden), dengan kepercayaan besar dan penuh dari rakyat Indonesia, mudah-mudahan dia bisa mengiplementasikan yang belum terlaksana," harap KD.

Jumat, 06 Juni 2014

Regina Mulai Pedekate Ke anak Nia

Regina Andriane Saputri mulai tancap gas dalam membina hubungan yang serius dengan Farhat Abbas. Terlebih lagi, Farhat kini sudah resmi bercerai dari Nia Daniati dan menyandang status duda.

"Pasti saya kalau menjalani hubungan dengan Farhat serius lah. Apalagi di usia saya yang sekarang, nggak mungkin main-mainlah. Dan kami sama-sama pernah gagal dalam berumah tangga," jelas Regina saat dihubungi via telepon, Jumat (6/6/2014).

Awalnya, diakui Regina sangat berat untuk mengaku sebagai kekasih Farhat. Pasalnya publik melihat dirinya sebagai wanita perusak rumah tangga orang.

"Padahal perceraian Mas Farhat dengan Nia sudah terjadi tujuh tahun lalu. Bukan karena ada saya mereka bubar. Sebenarnya saya bukan orang ketiga," kata Regina membela diri.

Keseriusan Regina ditunjukkan dengan memberanikan diri bertemu Muhammad Anggana Hadi Farhat, buat hati antara Farhat dengan Nia. Regina mengaku pertemuannya dengan Angga berjalan lancar.

"Baik-baik saja ya, biasa saja. Nggak ada rasa kesal. Jadi ya biasa-biasa saja, kayak anak sendiri," tutur Regina.

"Sebenarnya sudah beberapa kali bertemu. Cuma mungkin kalau anak laki-laki kan tak banyak bicara, beda sama perempuan. Jadi kami makan, ngobrol. Kalau nggak suka kan pasti kelihatan. Tapi dia ketawa-ketawa kok sama saya," pungkas Regina.

Selasa, 03 Juni 2014

Jadi Istri Jendral, Bella Saphira Tak lama lagi berdandan

Banyak hal yang berubah dengan kehidupan Bella Saphira sejak menjadi istri Mayjen Agus Surya Bakti. Bintang film Arisan Brondong ini tak lagi suka berlama-lama dandan. Padahal dulu ketika masih aktif di dunia entertain, Bella biasa menghabiskan waktu minimal tiga jam untuk merias wajahnya.

"Semuanya paket hemat misalnya kita minta waktu dandan tiga jam dulu, sekarang sudah nggak. Cukup 15 menit, terus dulu bisa bawa make up artis, sekarang nggak ada," ceplos Bella Saphira ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Tak hanya itu, artis 40 tahun ini juga tak lagi memiliki asisten pribadi. Bahkan, sekarang Bella yang merasa sebagai asisten pribadi bagi suaminya yang sering dinas ke luar kota. Gara-gara itu juga, Bella rajin bangun pagi.

"Sekarang asisten pribadi juga nggak ada, sekarang orang-orang anggota dalam rangka area kerja suami saya. Ke mana-mana suami saya pergi, malah harus saya dampingi. Saya juga lebih bangun pagi," katanya.

Meski banyak yang berubah dengan pola hidupnya sekarang, namun pesinetron Antara Cinta & Dusta itu mulai menikmati hidup barunya sebagai istri jendral. Apalagi, Bella juga mulai akrab dengan istri perwira TNI lainnya.

"Kalau ada kunjungan ke tempat yang (bahaya) saya sebaiknya tidak ikut, tapi di luar itu semua lebih banyak saya ikut (dinas). Saya juga sering istri-istri anggota lain, bakar ikan sama-sama itu beda sekali," tutur Bella Saphira.

Seperti diketahui, Bella Saphira dan Agus Surya Bakti menikah pada 30 Agustus 2013 di Sumatera Utara. Sebelum menikah, artis kelahiran 6 Agustus 1973 ini menjadi muallaf pada 26 Juli 2013 di Masjid Istiqlal.

Kamis, 29 Mei 2014

Dewi Perssik Akhirnya Bebas Dari Penjara

Dewi Perssik alias Depe akhirnya bisa menghirup udara kebebasan. Pukul 10.30 WIB, ia keluar dari pintu gerbang Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Tangisnya pecah. Ia tak bisa menyembunyikan keharuannya. Peluk cium terjadi antara dia dengan kerabat yang menjemputnya.

"Alhamdulilah, akhirnya saya keluar. Saya mau bertemu dengan anak dan orangtua saya," ucapny, di halaman Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Depe tampak mengenakan busana gamis warna hitam. Wajahnya cerah dengan polesan make up. Matahari yang menyengat membuat keringat menetes dari balik pori-pori wajahnya. Tubuhnya sempat gontai karena puluhan awak media berkerumun mengelilinginya.

Sanak keluarga yang sudah menunggu di luar langsung memeluknya. Kerinduannya tak tertahankan. Sebab, sudah tiga bulan ini ia berada di dalam tahanan. Hanya sesekali mereka bertemu dalam jam besuk setiap pekannya.

Depe telah menyelesaikan masa hukumannya di penjara, terkait kasus perkelahian bersama Julia Perez saat syuting film "Goyang Jupe Depe". Perasaannya benar-benar lega.

"Alhamdulillah," ucapnya.

Rabu, 28 Mei 2014

Presenter Rina Nose Sakit Gara-gara Kecewa Dengan Saipul Jamil

Presenter Rina Nose tak tampak di acara D Academy Indosiar yang biasa dipandunya bareng Irfan Hakim dan Ramzi. Absennya presenter kocak itu karena kondisi tubuhnya yang sedang sakit.

Sakitnya Rina Nose membuat Saipul Jamil, Salah satu juri D'Academy sedih, karena tak bisa bertemu Rina. Ya, Rina Nose dan Saipul Jamil dikabarkan memiliki hubungan khusus. Sering bertemu di D'Academy membuat benih-benih cinta muncul di antara mereka.

"Sebenarnya Rina Nose kecewa karena lihat saya bersanding dengan wanita lain. Alasannya sakit," kata Saipul Jamil saat ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Saipul Jamil berusaha menghubungi Rina, tapi tak pernah digubris. "Gue BBM (BlackBerry Messanger) nggak pernah dibalas," Aku Saipul Jamil Atau yang akrab disapa Bang Ipul sambil memamerkan BBM-nya. "Gara-gara lihat gue dengan wanita lain, Rina Nose drop," seru Ipul.

Rina Nose dan Ipul sama-sama single. Kalau ada hubungan dengan keduanya, berarti kisah cinta antara janda dan duda. Rina memang pernah gagal menikah, bahkan 2 kali ia menjanda.

Begitupun dengan Saipul Jamil. Pernikahannya dengan Dewi Perssik kandas. Berapa tahun kemudian ia menikah lagi dengan Virginia. Baru berapa bulan menikmati manisnya madu pernikahan, Virginia tewas dalam kecelakaan mobil yang dikemudikan suaminya sendiri, di tol Cipularang, Jawa Barat.

Sabtu, 24 Mei 2014

Marshanda gugat cerai suaminya

Kabar mengejutkan datang pasangan selebriti Marshanda dan Ben Kasyafani. Bintang sinetron yang akrab disapa Chacha itu ternyata telah menggugat cerai Ben ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat.

Manajer Marshanda, Puji, tidak mau memberikan informasi lebih lanjut. Dia mengakui memang ada kabar tersebut, dan ada wawancara dengan Chacha (sapaan akrab Marshanda) di rumahnya.

Walau menggugat cerai, Puji mengungkap bahwa Ben masih bertemu dan menemani Marshanda di salah satu event. “Masih, masih bertemu di sebuah acara belum lama ini,” katanya.
Akan tetapi, Puji, kembali tidak mau memberikan perihal apa penyebab perceraian di antara kedua pasangan muda tersebut. “Ya, itu masalah keluarga ya. Saya hanya urus masalah pekerjaan,” kilahnya.

Marshanda menggugat pria yang menikahinya 2 April 2011 lalu di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Saat menikah, Marshanda berusia 21 tahun.

Dari pernikahannya itu, Chacha dan Ben dikarunai seorang putri bernama Sienna Ameerah Kasyafani. Rumah tangga Chacha dan Ben termasuk jauh dari gosip miring.

Selasa, 11 Maret 2014

Ayahanda Nia Ramadhani Meninggal Dunia



 Kabar duka menghampiri aktris Nia Ramadhani karena sang ayah, Priya Ramadhani telah berpulang ke Rahmatullah. Prya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) karena menderita gangguan pernafasan dan lama menderita kanker tulang.

Kepergian sang ayah membuat Nia begitu bersedih.  Nia sempat tak kuasa menahan tangis saat jenazah sang ayah dimakamkan di TPU Kampung Kandang.
“Innalillahi wa inailaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Priya Ramadhani dalam usia 60 tahun, bapak mertua dari Bapak A. Ardiansyah Bakrie, ayahanda Ibu Ramadhania Bakrie di RS Pondok Indah Jakarta Selatan,” bunyi pesan berantai kabar meninggalnya ayah Nia.
Priya tak lain merupakan besan dari Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Maka, tidak mengherankan jika dalam acara pemakaman Priya, Aburizal ikut serta menenangkan Nia yang masih shock atas kepergian ayahnya.
Bagi Aburizal, Priya adalah sosok yang pantas untuk dijadikan contoh. Dikatakan Aburizal, Priya masih sempat menjalankan tugasnya di Partai Golkar meski ia sedang sakit.
“Beliau benar-benar seorang pemimpin bagi kita semua,” kata Ical saat memberikan pendapatnya tentang sosok almarhum Priya.
Sebagai info, Priya juga adalah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Selain menduduki jabatan tersebut, Priya juga merupakan Ketua Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu.

Selasa, 04 Maret 2014

Ayu Ting Ting Marah ketika Keluar Rumah



 Sabar ada batasnya. Mungkin itu yang dirasakan Ayu Ting-Ting ketika setiap hari rumahnya disambangi awak media. Apalagi, hari ini terbesit kabar kalau Ayu menggelar akikah untuk sang buah hati, Bilqis Khumairah Razak. Meski kabar akikah tak terbukti, bebeberapa infotainment setia menunggui rumah Ayu.


Lantas, sekitar pukul 11.30 wib, pergerakan muncul dari dalam rumah. Rupanya, Ayu beserta Ayah dan ibunya ingin pergi ke rumah saudara. Tahu Ayu bakal keluar rumah, kamera pun standby.

"Iya mau pergi dulu ke rumah teman ayah dulu sama Umi, Ayu, dan Bilqis," jawab ayah Ayu, Abdul Rojak, ramah saat menuju mobil yang terparkir di halaman rumah.

Tak berapa lama, muncul ibunda Ayu, Umi Kulsum, yang membawa beberapa tas berisi perlengkapan Bilqis. Nah, setelah Umi, giliran Ayu yang keluar sambil menggendong bayinya.

Pelantun Alamat Palsu itu terlihat tak suka saat bayinya disorot kamera. Ia pun menutupi Bilqis dengan kain disekujur tubuhnya. Sebelum masuk mobil, Ayu sempat melontarkan pernyataan kepada awak media.

"Ini ada apa lagi sih! rumah saya enggak pernah sepi deh!" ketus Ayu. Kediaman Ayu memang sering didatangi media mengingat sidang cerainya dengan Hendry Baskoro Hendarso makin dekat.

Senin, 24 Februari 2014

Princess Syahrini Bantu Korban Sinabung


Bertema Tanda Cinta Untuk Korban Bencana Sinabung, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) bersama Indigo Care, My Music Record, Princess Syahrini dan Garuda Indonesia mengadakan acara malam amal dengan melelang barang-barang (properti) milik Syahrini, Senin (18/3).
Yang pertama kali dilelang adalah suara Syahrini yang terjual dengan harga Rp5 juta, selanjutnya gaun kaftan yang pernah dibawa pergi umroh terjual dengan harga Rp10 juta. Kemudian beberapa barang lain seperti kacamata, gelang dan kalung yang pernah dipakai saat syuting Video Klip 'Cinta Tapi Gengsi'.

Dimeriahkan oleh Syahrini beserta dua artis ibukota lainnya yakni Maria Calista dan Fredy, acara juga turut dihadiri beberapa stackholder pemerintahan seperti plt. Walikota Medan HT.Dzulmi Eldin beserta istrinya, Anggota DPD RI Rahmad Syah, Asreen, Ibu Sutyas Pujo Nugroho, dan banyak lagi tamu undangan yang diperkirakan mencapai 300 orang.

Tak hanya itu, Creativ Indigo Production juga memberikan sumbangan senilai Rp25 juta dan membawa sumbangan dari beberapa artis dari Ibukota senilai Rp25 juta juga, jadi nilai total yang diberikan senilai Rp50 juta.

Wakil Direktur Utama Indigo Production, Roni Kusuma dalam sambutannya mengatakan, walaupun saat ini perhatian sebagian besar masyarakat terfokus ke bencana erupsi Gunung Kelud, tapi beberapa bencana lainnya seperti Sinabung harus juga diperhatikan. Intinya, apa yang dilakukan untuk bencana diharapkan dapat bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat yang menjadi korban.

"Bagaimanapun, kita harus memberikan sumbangsih fikiran baik bentuk dukungan dan tindakan supaya dapat me-recovery kembali masyarakat yang menjadi korban,"katanya.

Sementara itu, ketua panitia acara yang juga Ketua IKWI Sumut, Dewi Teruna Jasa Said mengatakan, pelaksanaan acara tersebut merupakan yang kesekian kalinya dilaksanakan.
Harapannya, semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkali-kali hingga bencana erupsi Sinabung berhenti.

Pada kesempatan itu juga, Dewi menceritakan pengalaman yang sudah beberapa kali menjadi relawan pada bencana tersebut.

"Gak harus relawan evakuasi, api juga membantu seperti dukungan moril. Misalnya saya beserta rekan yang lain memasak di sana,"ujarnya.

Plt Wali Kota Medan, HT Dzulmi Eldin menyambut baik program kemanusiaan dengan mengumpulkan dana untuk korban gunung Sinabung.

Kepedulian ini, sebutnya sebagai jalinan rasa keprihatinan terhadap mereka yang mengalami musibah. (prawira)



Senin, 17 Februari 2014

Artis Roger Danuarta Memakai Narkoba



Aktor opera sabun Indonesia Roger Danuarta ditangkap Senin pagi karena memiliki heroin dan ganja setelah ia ditemukan pingsan di kursi pengemudi -nya Mercedes - Benz dengan jarum masih terjebak di lengannya , kata polisi .
Aktor ini menarik perhatian warga setempat karena ia diduga banting setir melalui jalan-jalan Pulogadung , Jakarta Timur , Senin pagi , hampir mencolok mobil sebelum datang ke berhenti mendadak di Jalan Kayu Putih Tengah . Ketika penonton mendekati mobil Roger diduga sadar di belakang kemudi dengan jarum suntik di lengannya .
Penduduk setempat berusaha untuk menghapus Roger dari kendaraan , tapi aktor menolak , kata polisi .
" Sulit untuk mendapatkan dia keluar dari mobil  karena ia menolak , " kata Gugun , seorang petugas keamanan yang menyaksikan insiden tersebut . " Dia tampak seperti orang bingung. Dia terus memegang kemudi dan menolak untuk ditarik keluar oleh warga . "
Warga kemudian diakui aktor - bintang dari SCTV ( " Siapa Takut Jatuh Cinta " ) " Siapa Takut Jatuh Cinta ? " - Dan melihat jarum masih di lengannya . Mereka memutuskan untuk melaporkan pria itu ke polisi . Ketika petugas tiba di lokasi , Roger masih duduk di kendaraan pemalasan . Sebuah tas heroin ditemukan di kursi penumpang , kata polisi .
" Mobil itu masih menyala dan tersangka sendirian , " kata juru bicara Polda Metro Jaya Kombes . Kata Rikwanto . " Di samping tersangka , di kursi depan , adalah paket obat-obatan mengandung  jenis heroin . "
Polisi juga menemukan sebuah tas putih bertanda " BAIK SG * PL " berisi ganja .
" Bukti disita  adalah ganja seberat 15,7 gram dan 1,5 gram heroin , " kata Kepala Polres Jakarta Timur Kombes . Kata Mulyadi . " Dia didakwa dengan  artikel 111 dan 112 tahun 2009 UU Narkotika dengan hukuman minimal empat tahun . "
Roger diangkut ke Rumah Sakit Omni , Pulomas di , Jakarta Timur , sampai kondisinya stabil . Ia kemudian dibawa ke kantor polisi di Pulogadung .
Aktor ini mengadakan konferensi pers singkat di kantor polisi , mengakui kepada wartawan bahwa ia memiliki masalah narkoba . Roger mengatakan ia telah menggunakan narkotika selama tiga bulan ketika seorang teman menawarkan untuk membantu dia menyuntikkan heroin pada Senin pagi . Ketika Roger mulai overdosis pada obat teman melarikan diri , katanya , meninggalkan aktor sendirian di mobil untuk dijemput oleh polisi .
" Kejadian ini , well, saya pikir itu mungkin karena lingkungan sosial yang buruk," kata Roger . " Aku hanya mencoba obat  dan saya punya masalah.
" Saya menggunakan  heroin  ketika saya masih di mobil dalam perjalanan pulang ke BSD ( Bumi Serpong Damai ) dengan teman saya . Karena aku merasa lelah berbelok ke Kayu Putih .  Teman saya meninggalkan saya di tengah perjalanan . "
Roger, putra pemilik salon Johny Danuarta Indonesia , naik menjadi bintang untuk perannya dalam " Siapa Takut Jatuh Cinta ? " - Sebuah sinetron ( sinetron ) secara luas dianggap sebagai knock- off domestik dari drama Taiwan hit " Meteor Garden, " yang disiarkan oleh SCTV saingan Indosiar pada waktu yang sama .

Rabu, 12 Februari 2014

Ustadz Hariri Injak Kepala Seorang Pria


Dunia maya kembali dihebohkan dengan tersebarnya video yang diduga Ustadz Hariri tengah memarahi seorang pria di hadapan ratusan jamaahnya. Saat dikonfirmasi, bintang sinetron Islam KTP itu membenarkan, ustadz di video tersebut adalah dirinya.

Namun, Ustadz Hariri membantah, memarahi pria yang berdiri di bawahnya. Menurutnya, video yang tersebar di dunia maya tidak ditunjukkan seutuhnya. Sehingga, menimbulkan tanggapan negatif.

"Iya, itu saya, saya enggak marah. Itu beritanya sepotong-sepotong, enggak ada awalan, dan enggak ada akhiran. Jadi tanggapannya beragam, ditambah audio yang buruk, dan yang dipakai bahasa daerah, jadinya multiintepretasi,"

Lebih lanjut, pria yang pernah disebut melecehkan Cinta Penelope itu menceritakan, kejadian tersebut sekira sebulan lalu. Saat itu, dia tengah menghadiri ceramah di daerah Nagrak, Kabupaten Bandung, di mana dia hanya meminta seorang operator sound system mengeraskan suara dari pengeras suaranya. Namun, permintaannya itu justru ditanggapi berbeda oleh pria tersebut. Bahkan, menurut Ustad Hariri, pria itu cenderung menantangnya dengan berteriak di hadapan para jamaah.

"Waktu itu saya hanya minta audionya diangkat, saya malah diteriakin. Reaksi orang-orang jadi heran, saya juga heran. Dia orang kampung setempat, dia cenderung menantang. Ketika saya tanya, dia malah nantang, saya bilang daripada teriak-teriak mending minta maaf," tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam video yang tersebar, Ustadz Hariri memarahi seorang pria dengan menggunakan bahasa Sunda. Saat itu, Ustadz Hariri duduk di kursi mengenakan baju serbaputih, dan kepala diikat sorban, dan berkacamata.

Ustadz Hariri pun meminta pria yang mengenakan jaket kulit berwarna hitam mencium kakinya. Namun, pria tersebut menolak permintaan sang ustadz. Sontak, Ustadz Hariri kembali memarahai pria tersebut. Sampai-sampai, seorang pria yang mengenakan gamis oranye, yang juga sepertinya seorang ustadz, mengelus-ngelus tangan Ustadz Hariri, dan memintanya bersabar.

Setelah itu, Ustadz Hariri tampak melemahkan suaranya. Dia pun sempat mendoakan pria tersebut, yang langsung diamini para jamaah lainnya. Ustadz Hariri kemudian mengajak pria tersebut bersalaman, sambil mengucapkan sesuatu dengan bahasa Sunda. Namun, entah apa yang membuat Ustadz berambut panjang itu kembali marah.

Ustadz Hariri begitu emosional, sampai-sampai kepala pria tersebut ditekan dengan kaki Ustadz Hariri. Itu membuat jamaah terkejut. Sampai-sampai seorang ustadz yang mengenakan gamis oranye, dan seorang pria lainnya melerai tindakannya. Ustad Hariri kemudian dipapah untuk kembali ke tempat duduknya sambil mengucapkan Istighfar.

Jumat, 07 Februari 2014

Asmirandah Pindah Agama



Sebagai seorang Muslim tentu kita sedih dengan adanya info yang merebak, entah benar atau tidak; artis Asmirandah dikabarkan pindah agama dari Islam ke Nasrani. Karena sesama pemeluk Islam adalah saudara bagi yang lainnya. Tapi pernahkan kita tahu dan mau memahami perasaan umat agama lain ketika salah seorang dari mereka juga berpindah agama dan keyakinan memeluk Islam?

Seorang Mualaf akan disambut dengan kalimat dan kata-kata thayyibah oleh umat Islam karena dianggap mendapatkan hidayah, kembali ke fitrah. Namun seorang Nasrani yang melepas iman Kristen dianggap sebagai seekor domba yang tersesat. Betapa sangat sedih Si Gembala yang selama ini menjaga dan memelihara sang domba.

Jika benar Asmirandah berpindah agama dan keyakinan untuk menjadi pengikut Nasrani, itu merupakan pilihan dan hak prerogatif dia sebagai individu, tak ada yang bisa dan berhak melarangnya bahkan Allah SWT sekalipun. Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.” (QS Al-Kahfi: 29)

Masalah agama dan keyakinan adalah urusan pribadi seseorang dengan Tuhan yang diyakini dan diimaninya. Jika di kehidupan selanjutnya kelak pilihannya tersebut salah ataupun benar; tanggung jawabnya pribadi, sedikitpun bukan tanggung jawab orang lain. Begitupun jika ternyata pilihannya benar, dia sendiri yang merasakan dan menikmati ganjarannya.

Yang menjadi tugas kita masing-masing adalah menjaga dan membina keluarga yang menjadi tanggung jawab kita. “Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanyalah yang akan menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi. Seperti hewan melahirkan anaknya yang sempurna, apakah kalian melihat darinya buntung (pada telinga)?” (HR Imam Malik Bin Anas)

Bila memang benar Asmirandah memeluk Kristen, ini artinya giliran umat Islam yang bersedih setelah gembira dengan menjadi mualaf Angelina Sondakh, Marsha Timothy, Christian Sugiono, Rebecca Reijman, Jessica Iskandar, Steve Emmanuel, Alice Norin, Sultan Djorghi, Lidya Pratiwi, Dian Sastrowardoyo, Christian Gonzales, Natalie Sarah, Willy Dozan, dan yang lainnya yang tak mungkin saya tulis disini semuanya.

Jika kita menilik jumlah sekian selebriti yang menjadi mualaf tersebut diatas, tentu tak sebanding hanya dengan seorang Asmirandah. Jika pun kita tambahkan nama Pinkan Mambo, Happy Salma, maupun Djunaedi Salat (Pemeran Film Ali Topan Anak Jalanan), tetap belum sebanding, masih banyak yang menjadi Mualaf.
Biarkanlah Asmirandah memilih jalannya sendiri, biarkan dia memilih jalan menuju Tuhannya, pelihara dan mantapkan iman dan keimanan kita masing-masing.